Bupati Aceh Selatan Menggelar Temu Ramah dengan Puluhan Wartawan, Ini yang Terjadi

Pj. Bupati Aceh Barat Drs. Mahdi Efendi hadir dalam rangka Silaturahmi bersama unsur Forkopimcam, para Keuchik serta tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Woyla Raya di Gampong Seuradeuk Kecamatan Woyla Timur Sabtu. Acara ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Aceh Selatan – Bupati Aceh Selatan H. Mirwan.MS, menggelar temu ramah dengan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, online, dan elektronik yang bertugas di wilayah Kabupaten Aceh Selatan, di Hol Pendopo setempat. Kegiatan yang berlangsung hangat tersebut digelar sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.

Bacaan Lainnya

Kronologi Lengkap

Acara tersebut dihadiri oleh 3 organisasi wartawan yang ada di Aceh Selatan yaitu IWO, Forjias, dan PWI, serta Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Diva Samudera, Para Asisten Setdakab serta Kadis Kominfo dan Persandian. Dalam sambutannya, Bupati Aceh Selatan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap peran wartawan dalam menyebarluaskan informasi pembangunan serta mengedukasi masyarakat. [IMAGE: Bupati Aceh Selatan temu ramah wartawan]

“Wartawan adalah mitra penting pemerintah daerah. Tanpa peran media, berbagai program dan capaian pembangunan tidak akan tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi rekan-rekan pers yang selama ini ikut memajukan Aceh Selatan,” ujar Bupati.

Mengapa Menjadi Viral?

Temu ramah antara Bupati Aceh Selatan dengan puluhan wartawan menjadi viral karena langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan media. Di tengah situasi saat ini, di mana kepercayaan publik terhadap informasi sering dipertanyakan, kegiatan ini menunjukkan keinginan Bupati untuk membuka ruang dialog dan transparansi.

Respons & Dampak

Bupati juga menekankan pentingnya jurnalisme yang mengedepankan akurasi, keberimbangan, serta kode etik dalam menyampaikan informasi. Menurutnya, kritik dan masukan dari wartawan adalah bagian dari proses demokrasi dan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Kami siap menerima kritik yang konstruktif. Pemerintah butuh partner yang bisa mengingatkan dan memberikan pandangan objektif demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Perwakilan wartawan Aceh Selatan dari berbagai wadah organisasi, seperti IWO, Porjias, dan PWI, menyambut baik kegiatan temu ramah ini. Mereka berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin secara terbuka. [IMAGE: Bupati Aceh Selatan temu ramah wartawan]

Fakta Tambahan / Klarifikasi

Acara temu ramah tersebut diakhiri dengan sesi dialog interaktif dan foto bersama. Para wartawan menyampaikan sejumlah masukan terkait akses informasi, peningkatan keterbukaan publik, hingga berbagai isu yang sedang hangat di masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dan insan pers semakin solid dan produktif dalam mendorong pembangunan daerah Aceh Selatan yang lebih baik.

Penutup – Kesimpulan & Perkembangan Selanjutnya

Temu ramah antara Bupati Aceh Selatan dan wartawan menjadi momen penting dalam menjaga hubungan yang sehat antara pemerintah dan media. Publik kini menantikan tindak lanjut dari langkah ini, termasuk bagaimana pemerintah akan merespons masukan yang disampaikan oleh para jurnalis. [IMAGE: Bupati Aceh Selatan temu ramah wartawan]

Pos terkait