Gubernur Provinsi Lampung, Helmi Hasan, secara resmi melepas ribuan jamaah yang akan menghadiri Ijtima Ulama Dunia 2025 “Indonesia Berdoa” di Kota Baru, Lampung Selatan. Acara ini digelar pada 28–30 November 2025 dan diharapkan menjadi momen penting dalam memperkuat persatuan umat beragama.
Acara tahunan ini menarik perhatian masyarakat luas karena dianggap sebagai ajang keagamaan internasional yang memiliki dampak sosial dan spiritual yang signifikan. Pemprov Lampung juga turut serta dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan acara tersebut.
Kronologi Lengkap
Ijtima Ulama Dunia 2025 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari di Kota Baru, Lampung Selatan. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari upaya memperkuat hubungan antar ulama dan komunitas Muslim di tingkat global. Gubernur Helmi Hasan hadir langsung dalam prosesi pelepasan jamaah, yang dihadiri oleh tokoh-tokoh agama, pengurus organisasi keagamaan, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam acara ini. Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni dan kerukunan antarumat beragama, terutama di tengah tantangan yang semakin kompleks.
“Saya berharap Ijtima Ulama Dunia kali ini dapat memberikan manfaat besar bagi umat Islam di Indonesia khususnya dan dunia secara umum,” ujar Helmi Hasan.
Selain itu, Polda Lampung telah menyiapkan total 1.612 personel untuk mengamankan acara tersebut. Jumlah ini terdiri dari 1.088 personel Polri dan 524 personel eksternal. Personel tersebut akan ditempatkan di titik-titik strategis seperti jalur masuk, lokasi acara, kantong parkir, hingga pengamanan VVIP.
Mengapa Menjadi Viral?
Ijtima Ulama Dunia 2025 menjadi viral karena dianggap sebagai acara yang memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi. Dengan partisipasi ribuan jamaah dari berbagai daerah, acara ini menarik perhatian media dan masyarakat luas. Selain itu, persiapan pihak penyelenggara yang sangat matang, termasuk pengamanan yang dilakukan oleh Polda Lampung, membuat acara ini semakin menarik perhatian publik.
Banyak netizen mengapresiasi langkah pemerintah dan penyelenggara dalam memastikan keamanan dan kenyamanan peserta. Video-video yang beredar di media sosial juga memperkuat narasi bahwa acara ini akan berjalan lancar dan sukses.
Respons & Dampak
Respons masyarakat terhadap Ijtima Ulama Dunia 2025 cukup positif. Banyak warga yang menyampaikan dukungan melalui media sosial, baik melalui komentar maupun unggahan video. Tokoh agama dan pemimpin daerah juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini.
Secara makro, acara ini diharapkan dapat meningkatkan citra Provinsi Lampung sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional. Selain itu, dampak ekonomi juga diharapkan terasa, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi acara.
Fakta Tambahan / Klarifikasi
Pihak penyelenggara telah menyiapkan fasilitas lengkap untuk para jamaah, termasuk 105 mobil operasional, lebih dari 3.000 toilet, serta kantong-kantong parkir di area dalam. Panitia juga meminta adanya rotasi personel kepolisian setiap dua jam di seluruh pos pengamanan.
Selain itu, bus panitia akan mendapatkan akses gratis ke lokasi acara. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran transportasi jamaah. Polda Lampung juga memastikan bahwa semua personel memahami pola pengamanan dan alur koordinasi.
Penutup – Kesimpulan & Perkembangan Selanjutnya
Ijtima Ulama Dunia 2025 di Lampung telah memasuki tahap akhir persiapan. Gubernur Helmi Hasan dan pihak terkait telah melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan acara berjalan aman dan lancar. Masyarakat dan media tetap menantikan perkembangan terbaru mengenai pelaksanaan acara ini.
