Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi Tembus Rp 75.000/Kg, Ini Penyebabnya

Harga cabai merah di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, kini mencapai Rp 75.000 per kilogram. Kenaikan ini mengejutkan sejumlah masyarakat dan pedagang setempat, terlebih karena harga cabai merah biasanya tidak pernah melebihi angka tersebut. Situasi ini memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan tentang penyebab kenaikan tajam tersebut.

Kronologi Lengkap

Bacaan Lainnya

Pada awal November 2025, harga cabai merah di Pasar Angso Duo masih berada pada kisaran Rp 60.000 per kilogram. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, harga mulai melonjak drastis. Dalam laporan terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar dan kecil naik sebesar 8,33 persen, mencapai Rp 60.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah turun hingga Rp 50.000 per kilogram.

Menurut informasi yang diperoleh, kenaikan harga cabai merah dipengaruhi oleh faktor musim dan cuaca. Musim hujan yang berkepanjangan menyebabkan gagal panen di beberapa daerah penghasil cabai seperti Jawa dan Sumatera. Selain itu, distribusi barang juga mengalami hambatan akibat kondisi jalan yang rusak dan cuaca buruk.

Pedagang Cabai Merah di Pasar Angso Duo Jambi

Mengapa Menjadi Viral?

Kenaikan harga cabai merah di Pasar Angso Duo Jambi menjadi viral karena dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat. Bahan baku utama dalam masakan tradisional dan lebaran ini kini menjadi beban bagi para ibu rumah tangga. Banyak warga mengeluhkan kesulitan untuk membeli cabai dengan harga yang sangat tinggi.

Selain itu, kekhawatiran akan inflasi juga muncul. Masyarakat khawatir kenaikan harga cabai bisa berdampak pada kenaikan harga bahan pangan lainnya. Hal ini membuat isu ini cepat menyebar di media sosial dan menjadi topik diskusi hangat.

Warga Mengeluhkan Harga Cabai Merah di Pasar Angso Duo

Respons & Dampak

Respons dari pemerintah setempat dan instansi terkait cukup cepat. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, yang baru-baru ini berkunjung ke Pasar Angso Duo, menyatakan bahwa harga cabai merah saat ini masih dalam batas yang dapat ditoleransi. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi ini dan melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan pasokan.

Namun, dampak sosial dari kenaikan harga ini cukup signifikan. Banyak keluarga kecil yang harus membatasi penggunaan cabai atau mencari alternatif bahan masakan. Di sisi lain, para pedagang juga mengalami tekanan karena penurunan permintaan dari konsumen yang tidak mampu membayar harga yang tinggi.

Menteri Perdagangan Berkunjung ke Pasar Angso Duo

Fakta Tambahan / Klarifikasi

Dari data yang dirilis oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga sembako lainnya seperti beras, gula, dan minyak goreng tetap stabil. Hanya cabai merah yang mengalami kenaikan signifikan. Beberapa pedagang mengklaim bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh keterbatasan pasokan dan biaya distribusi yang meningkat.

Menurut seorang pedagang, Saminah, harga cabai merah sudah naik tiga kali lipat dari harga normal. “Dari kulakan sudah naik, misalnya cabai teropong itu harga kulakan di Pasar Legi Rp 55.000 per kg,” katanya.

Data Harga Sembako di Pasar Angso Duo

Penutup — Kesimpulan & Perkembangan Selanjutnya

Harga cabai merah di Pasar Angso Duo Jambi yang tembus Rp 75.000 per kilogram menjadi isu yang menarik perhatian masyarakat. Kenaikan ini dipengaruhi oleh faktor musim dan distribusi yang terganggu. Meski pemerintah menilai kenaikan ini masih dalam batas toleransi, masyarakat tetap waspada terhadap dampak ekonomi yang mungkin terjadi. Apa yang ditunggu publik selanjutnya adalah upaya pemerintah untuk menstabilkan harga dan memastikan pasokan cabai merah tetap lancar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *