BENGKULU. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu kembali menggelar kegiatan pelatihan manajemen haji dan umrah untuk travel lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang aman, nyaman, serta sesuai regulasi. Kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan para penyelenggara perjalanan ibadah.
Kronologi Lengkap
Pada Selasa (15/04/2025), Kemenag Bengkulu menggelar rapat koordinasi bersama Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Provinsi Bengkulu. Acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyambut musim haji 2025.
Dalam sambutannya, Dr H Bunyamin M Yapid LC MH, staf khusus Menteri Agama RI Bidang Haji dan Umrah serta hubungan internasional, menekankan pentingnya kerja sama antara penyelenggara dan jamaah. “Komitmen Menteri Agama RI Anregurutta Prof Nasaruddin Umar untuk sukses haji dan membuat jamaah tersenyum dalam menjalankan ibadah merupakan tugas kita bersama,” ujarnya.
[IMAGE: Kemenag Bengkulu pelatihan manajemen haji umrah travel lokal]
Mengapa Menjadi Viral?
Kegiatan pelatihan ini mendapat perhatian publik karena menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam meningkatkan kualitas layanan haji dan umrah. Selain itu, kehadiran staf khusus Menteri Agama RI menunjukkan komitmen pemerintah pusat terhadap pengembangan ibadah di tingkat daerah. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun kesadaran para travel lokal agar lebih profesional dan bertanggung jawab dalam melayani jamaah.
[IMAGE: Kemenag Bengkulu pelatihan manajemen haji umrah travel lokal]
Respons & Dampak
Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk para penyelenggara perjalanan ibadah. Mereka menyambut baik pelatihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam mengelola jamaah. Dampaknya, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara haji dan umrah di Bengkulu.
[IMAGE: Kemenag Bengkulu pelatihan manajemen haji umrah travel lokal]
Fakta Tambahan / Klarifikasi
Diketahui bahwa alokasi kuota keberangkatan haji di Bengkulu tahun 2025 tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu 1.636 orang jamaah. Hal ini menunjukkan bahwa Kemenag Bengkulu tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat dalam menjalankan ibadah haji. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari program digitalisasi yang dicanangkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Penutup
Pelatihan manajemen haji dan umrah oleh Kemenag Bengkulu menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan ibadah. Publik menantikan pengembangan lebih lanjut dari kebijakan ini, terutama dalam hal penguatan sistem pengawasan dan peningkatan transparansi.
