Komunitas pegiat seni Bengkulu kembali menjadi sorotan setelah menggelar pertunjukan amal yang berhasil mengumpulkan dana besar untuk korban bencana alam. Acara ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sesama, serta memperkuat peran seni dalam upaya sosial dan kemanusiaan.
Pertunjukan amal tersebut berlangsung di Gedung Budaya Bengkulu, dengan partisipasi aktif dari berbagai komunitas seni seperti musisi, pelukis, dan penari. Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Dengan tajuk “Seni untuk Negeri”, acara ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi ajang penggalangan dana yang sangat efektif.
Kronologi lengkap acara ini dimulai sejak awal bulan Mei 2024, ketika para pegiat seni berkumpul untuk merancang acara yang bisa memberikan dampak nyata. Mereka menyebarkan informasi melalui media sosial dan kolaborasi dengan organisasi lokal. Puncaknya adalah pertunjukan pada akhir pekan lalu, yang dihadiri oleh ratusan orang dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Acara ini viral karena menyentuh hati banyak orang. Banyak netizen yang memuji inisiatif komunitas seni dalam membantu sesama. Video-video dari pertunjukan tersebut tersebar luas di media sosial, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap aksi sosial yang dilakukan oleh kalangan seni.
Respons masyarakat terhadap acara ini sangat positif. Banyak orang yang hadir langsung atau berdonasi melalui platform digital. Bahkan, beberapa tokoh publik dan pejabat daerah memberikan dukungan melalui pesan video dan kunjungan ke lokasi acara. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bencana alam semakin meningkat, terutama melalui inisiatif-inisiatif kreatif.
Dalam rangka memperkuat informasi, terdapat klarifikasi bahwa dana yang terkumpul akan sepenuhnya disalurkan kepada korban bencana melalui lembaga resmi. Komite penyelenggara juga mengumumkan bahwa mereka akan memberikan laporan transparan tentang penggunaan dana tersebut.
Pertunjukan amal ini menunjukkan bahwa seni bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga alat yang kuat untuk menyuarakan kepedulian dan solidaritas. Masyarakat Bengkulu kini menantikan langkah-langkah serupa yang bisa dilakukan oleh komunitas lain di masa depan.




