Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan insiden pengemudi ojek online (Ojol) diduga menjadi korban pemukulan oleh anggota TNI AL saat melintas di Jalan Letjen S Parman, Grogol, Jakarta Barat, pada Senin (20/10) siang. Peristiwa ini menimbulkan reaksi publik dan menarik perhatian instansi terkait.
Kronologi Lengkap
Peristiwa bermula ketika seorang pengemudi Ojol sedang melintasi jalan raya. Dalam video yang viral, pengemudi tersebut mengungkapkan bahwa oknum TNI AL yang menggunakan seragam lengkap dan helm biru mendekati mobilnya secara agresif. “Nih oknum TNI nih dari kanan dia ngambil ke kiri nih ya, terus dia mepet-mepet saya nih, mepet-mepet mau nabrak saya pegang gini, dia malah marah-marah ngatain saya bangs*t nih,” ujar pengemudi Ojol dalam video.
Tak lama setelah itu, oknum TNI langsung mendekati pengemudi Ojol. Ia marah karena dirinya direkam dan bertanya, “Lu ngapain video-videoin? Lu ngapain video-videoin?” Pengemudi Ojol mencoba menjelaskan situasi, namun oknum TNI tidak puas dan berusaha melepas sepatu PDL serta mencopot celana seragamnya. “Jangan sampai gua buka celana nih ya, gua buka celana gua gebukin lu bangs*t,” ucap TNI tersebut.
Setelah pengemudi Ojol menjelaskan kronologinya, oknum TNI tak terima dan menyatakan dirinya sedang buru-buru. Akhirnya terjadi cekcok antara kedua pihak, hingga diduga terjadi pemukulan.
Mengapa Menjadi Viral?
Insiden ini menjadi viral karena video yang diunggah di akun Instagram @info_jakartabarat menunjukkan konflik antara anggota TNI dengan pengemudi Ojol. Video tersebut menarik perhatian netizen karena menunjukkan tindakan kasar yang dilakukan oleh oknum TNI. Selain itu, isu tentang kekerasan yang dilakukan oleh aparat militer memicu diskusi di media sosial dan membuat banyak orang merasa prihatin.
Respons & Dampak
Menanggapi peristiwa ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama (Laksma) TNI, Tunggul membenarkan bahwa ada anggota TNI AL yang terlibat dalam pertikaian tersebut. Ia menyebutkan bahwa yang bersangkutan adalah Serka OTB yang berdinas di Lafial (Lembaga Farmasi TNI Angkatan Laut). Saat ini, oknum tersebut tengah menjalani proses pemeriksaan. Jika terbukti melakukan pelanggaran, TNI akan menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
Fakta Tambahan / Klarifikasi
Dari penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa insiden ini terjadi di Jalan Letjen S Parman, Grogol, Jakarta Barat. Video yang viral telah menyebar luas di media sosial, termasuk Instagram dan Twitter. Masyarakat menuntut transparansi dan penegakan hukum terhadap oknum TNI yang terlibat. Selain itu, beberapa tokoh masyarakat dan aktivis juga memberikan komentarnya terkait insiden ini.
Penutup – Kesimpulan & Perkembangan Selanjutnya
Insiden baku hantam antara oknum TNI dan pengemudi Ojol di Jakarta Barat menunjukkan pentingnya pengawasan dan disiplin dalam menjalankan tugas aparat. Publik menantikan klarifikasi resmi dari TNI dan tindakan tegas jika ditemukan adanya pelanggaran. Bagi masyarakat, kasus ini menjadi peringatan bahwa kekerasan tidak boleh dibiarkan terjadi, terlebih jika dilakukan oleh aparat negara.




















