JAKARTA
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) telah menyelesaikan persiapan menyeluruh terkait jaringan terintegrasi pasca merger XL Axiata dan Smartfren, untuk menghadapi potensi lonjakan trafik yang signifikan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kesiapan ini mencakup peningkatan kapasitas, optimasi, serta penempatan tim siaga di lokasi-lokasi strategis yang diprediksi menjadi pusat pergerakan masyarakat.
Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam memprediksi akan terjadi peningkatan trafik sekitar 20%-30% dibandingkan dengan rata-rata pada kondisi normal atau hari biasa. Lonjakan ini diprediksi karena antusiasme masyarakat untuk berlibur, melakukan perjalanan mudik Nataru, serta meningkatnya penggunaan layanan digital berkapasitas besar seperti streaming, gim, dan berbagi momen melalui media sosial dan peta digital.
“Melihat antusiasme dan besarnya minat masyarakat Indonesia dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, kami memastikan jaringan XLSmart siap sepenuhnya. Persiapan tidak hanya mencakup layanan pelanggan yang akan tetap beroperasi selama 24 jam, namun juga jaringan dengan kapasitas lebih besar dari hari biasa, guna memastikan kenyamanan bagi pelanggan meskipun terjadi lonjakan trafik yang signifikan,” ujar Shurish dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).
Shurish menambahkan bahwa kenaikan trafik diprediksi tidak hanya terjadi pada layanan seluler, tetapi juga pada layanan internet rumah XL SATU. Hal ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang akan mengakses layanan tersebut saat menghabiskan libur Nataru di rumah. Diperkirakan, pelanggan akan banyak melakukan pengiriman konten berupa video atau foto untuk membagikan momen libur Nataru.
Untuk penyiapan jaringan, XLSmart fokus pada area-area yang menjadi pusat pergerakan masyarakat. Lonjakan trafik diprediksi akan terkonsentrasi di jalur mudik di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Pada jalur transportasi darat dan laut, XLSmart melakukan peningkatan kualitas jaringan mencakup 138 rute utama perjalanan Nataru, termasuk 71 ruas jalan tol, 49 jalan utama, 16 jalur kereta api, dan 2 pelabuhan penyeberangan.
Sehingga peningkatan kapasitas dan optimasi jaringan dilakukan setidaknya di 515 area, yang mencakup 212 destinasi wisata, 102 ruang publik, 105 gerbang tol dan rest area, serta 96 lokasi transportasi publik. Secara total, jangkauan sepanjang lebih dari 13.000 km rute perjalanan utama yang diprediksi akan dilalui masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru dipastikan dalam cakupan jaringan XLSmart yang prima.
Untuk mengantisipasi kepadatan trafik di lokasi-lokasi yang padat aktivitas masyarakat pada periode libur Nataru, XLSmart juga telah menyiapkan rencana rekayasa jaringan, termasuk mengerahkan sekitar 101 unit Mobile BTS (MBTS) yang ditempatkan di sepanjang jalan tol, pusat keramaian pergantian tahun, tempat wisata, dan ruang publik lainnya.
“Pengerahan mobile BTS atau MBTS merupakan upaya keseriusan XLSmart dalam mempersiapkan kenyamanan pelanggan pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2026. Sebanyak 101 unit MBTS telah ditempatkan di area keramaian, tempat wisata, ruang publik dan sepanjang jalan tol. Hal ini untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga di titik-titik dengan lonjakan trafik mendadak pada periode libur tersebut,” tambah Shurish.
Adapun penempatan 101 MBTS tersebut meliputi Sumatera bagian utara sebanyak 6 unit, Sumatera bagian selatan sebanyak 18 unit, Jabodetabek dan Sukabumi sebanyak 14 unit, Jawa Barat sebanyak 16 unit, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sebanyak 12 unit, Jawa Timur sebanyak 23 unit, Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 5 unit, serta Kalimantan dan Sulawesi sebanyak 7 unit.
Lonjakan trafik diprediksi akan terjadi di kota-kota yang menjadi tujuan berlibur seperti Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, dan Lombok, serta area yang memiliki komunitas Nasrani yang merayakan Natal seperti Sulawesi Utara, Sumatera Utara, serta Nusa Tenggara Timur, akan mendapatkan jangkauan lebih baik dengan adanya MBTS.
Kesiapan Layanan Pelanggan 24 Jam
XLSmart juga telah menyiapkan tim layanan pelanggan untuk mendukung kenyamanan pelanggan selama masa libur Nataru. Tim Teknis XLSmart akan bersiaga 24 jam di lapangan, memastikan back-up genset dan pasokan listrik cadangan, memastikan link redundansi dan jalur alternatif (re-route), menyiapkan Tim Emergency Response, serta melakukan pemantauan terus-menerus kondisi jaringan di seluruh wilayah layanan XLSmart melalui Customer Experience & Service Operation Center (CE&SOC) di Kantor XLSmart BSD, Tangerang.
Untuk memastikan pelayanan pelanggan secara maksimal, XLSmart menyiagakan sekitar 500 petugas layanan pelanggan baik melalui call center maupun digital care, yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari dalam sepekan. Akses layanan pelanggan yang dipersiapkan antara lain XL Center Online, layanan Call Center, layanan Digital Care Maya melalui aplikasi myXL dan AXISnet, serta layanan Virtual Assistant Sarah melalui aplikasi mySmartfren dan web Smartfren.
Selain itu, pelanggan dapat mengakses kanal digital lain seperti e-mail, Facebook, dan Instagram melalui fitur live chat. Tidak hanya melalui kanal digital seperti akses
https://xlcenter.xl.co.id/
yang dapat melayani penggantian kartu rusak/hilang serta reaktivasi kartu, pelanggan juga mendapatkan pelayanan di 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Di beberapa kota, XL Center dan Galeri Smartfren akan tetap beroperasi seperti biasa kecuali pada Hari Natal dan Tahun Baru yang mengikuti libur nasional. Sedangkan XL Center dan Galeri Smartfren yang berada di pusat perbelanjaan atau mal tetap beroperasi mengikuti jam operasional mal.
Secara nasional, XLSmart didukung lebih dari 209 ribu BTS dengan mayoritas jaringan 4G, serta jaringan fiber optic yang membentang dan menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia. XLSmart akan terus memastikan stabilitas, kapasitas, dan kualitas layanan data bagi seluruh pelanggan. Dengan adanya penambahan dan distribusi yang merata ini, XLSmart memastikan konektivitas digital tetap stabil dan andal bagi masyarakat, baik pengguna yang tengah melakukan perjalanan mudik, wisatawan, maupun pelaku bisnis.



















