Biodata Zulkifli Hasan, Menteri Pangan yang Sapa Warga Sibolga dan Tinjau Stok Beras di Lokasi Banjir

35b8806e d29f 4e9a bce7 54c51a10dd93 150510192730 lva1 app6891 thumbnail 4

Zulkifli Hasan: Dari Kehidupan Pribadi Hingga Kontroversi di Lokasi Banjir

Zulkifli Hasan, yang akrab dipanggil Zulhas, kembali menjadi sorotan setelah tindakannya di lokasi banjir di Sumatera Barat. Ia terlihat berbaur dengan warga, memanggul karung beras, dan bahkan ikut menangis ketika mendengar keluhan para korban. Namun, aksi tersebut justru memicu kontroversi, dengan sejumlah pihak menilai bahwa ia hanya melakukan pencitraan.

Pada kunjungan tersebut, Zulhas tampak mengunjungi daerah Sibolga, Sumatera Utara, yang terkena banjir. Dalam video yang beredar, ia terlihat berjalan cepat sambil melambaikan tangan ke arah warga. Di tengah situasi itu, seorang pria berhelm mencoba menyapanya berkali-kali, tetapi Zulhas hanya menjawab dengan “Halo” tanpa membalas tangan yang sudah terulur. Hal ini kemudian menjadi perhatian publik, terlebih karena Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, yang berjalan di belakangnya, justru menghampiri dan menyambut uluran tangan pria tersebut.

Biodata Zulkifli Hasan

Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo. Zulhas lahir pada 17 Mei 1962 dan beragama Islam. Ia menikah dengan Suraya S.Psi. dan dikaruniai empat orang anak.

Pendidikan Zulhas dimulai dari Sekolah Dasar di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan pada 1969. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang Sekolah Menengah Pertama di PGAN (Pendidikan Guru Agama Negeri) Tanjung Karang. Kemudian Zulhas merantau ke Jakarta untuk bersekolah di SMA Negeri 53 Jakarta. Pada 1982, ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (Unkris) dan berhasil lulus tahun 1996. Ia juga melanjutkan studinya di Sekolah Tinggi Manajemen PPM dan lulus dengan gelar Magister Manajemen.

Karier dan Penghargaan

Zulhas memulai kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kemudian ia beralih profesi sebagai wirausaha. Ia mendirikan usaha dan juga menjadi pemimpin pada beberapa usaha tersebut. Di antaranya adalah Presiden Direktur PT Batin Eka Perkasa (1988–2004), Presiden Direktur PT Panamas Mitra Inti Lestari (1997–2004), dan lainnya. Pada 2000, Zulhas terjun ke dunia politik dan menjadi Ketua Lembaga Buruh Tani dan Nelayan PWM DKI Jakarta.

Kemudian, Zulhas ditunjuk sebagai ketua Departemen Logistik di DPP PAN periode 2000-2005. Pada pemilu legislatif (pileg) 2004-2009, ia terpilih menjadi anggota DPR di daerah pemilihan Lampung. Ia juga dipercayai menjadi ketua Fraksi PAN DPR RI. Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Zulhas menjadi Menteri Kehutanan. Setelah itu, ia menjadi Ketua MPR 2014-2019.

Pada era pemerintahan Joko Widodo, Zulhas ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan 2022-2024 melalui reshuffle kabinet. Kini, ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) di Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Harta Kekayaan

Zulkifli Hasan tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 32,6 miliar. Hartanya itu terdaftar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkannya pada tanggal 22 Maret 2024. Berikut rincian harta kekayaan milik Zulhas:

DATA HARTA

A. Tanah dan Bangunan: Rp. 13.245.108.000

B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp. 1.000.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya: Rp. 1.600.000.000

D. Surat Berharga: Rp. 4.990.000.000

E. Kas dan Setara Kas: Rp. 11.777.515.467

F. Harta Lainnya: Rp. —

Sub Total: Rp. 32.612.623.467

III. Hutang: Rp. —

IV. Total Harta Kekayaan (II-III): Rp. 32.612.623.467.

Kontroversi di Lokasi Banjir

Zulhas kembali menjadi sorotan setelah tindakannya di lokasi banjir di Sumatera Barat. Ia tampak bertemu dengan para korban terdampak dan membantu membersihkan lumpur yang memenuhi rumah salah satu warga. Ia juga turut memanggul karung beras. Meski tampak terpuji, banyak yang melontarkan kritik atas aksi Zulhas, dengan sejumlah pihak menilai bahwa ia hanya melakukan pencitraan. Bahkan, ada yang menuduh bahwa Zulhas ikut andil atas terjadinya bencana banjir saat ini, disebabkan oleh kebijakan yang dibuatnya ketika menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada 2009-2014 silam.

Kritikan hingga nyinyiran kepada Zulhas pun mengalir deras, termasuk dari sejumlah artis. Beberapa komentar seperti @indybarends, @inul.d, dan @shireensungkar menunjukkan ketidakpuasan terhadap tindakan Zulhas. Ada yang menyebut bahwa aksinya hanya untuk pencitraan, bahkan ada yang menilai bahwa karung beras yang ia panggul hanya sebagai props.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *