Sholat Subuh: Arti, Keutamaan, dan Tata Cara Lengkap
Sholat Subuh atau Fajr merupakan salah satu dari lima sholat wajib yang harus dikerjakan oleh umat Islam. Sholat ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam agama Islam, karena waktu pelaksanaannya berada di antara waktu tidur dan permulaan aktivitas harian. Karena itu, sholat Subuh memiliki banyak keutamaan yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadis.
5 Keutamaan Sholat Subuh
-
Disaksikan oleh Para Malaikat
Sholat Subuh adalah salah satu sholat yang secara spesifik disebutkan dalam Al-Qur’an bahwa pelaksanaannya disaksikan oleh para malaikat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sholat ini dalam kehidupan seorang Muslim. -
Berada dalam Lindungan dan Jaminan Allah
Orang yang melaksanakan Sholat Subuh secara berjamaah akan mendapatkan perlindungan langsung dari Allah SWT. Ini menjadi bentuk jaminan bahwa sholat Subuh membawa manfaat besar bagi kehidupan spiritual dan fisik. -
Mendapatkan Cahaya Sempurna di Hari Kiamat
Menjaga sholat Subuh, terutama dengan berjalan ke masjid dalam kegelapan, dijanjikan pahala berupa cahaya (nur) yang sempurna di akhirat. Cahaya ini menjadi bukti bahwa seseorang telah menjalani kehidupan yang benar dan taat kepada Allah. -
Lebih Baik dari Dunia dan Isinya (Sunnah Fajar)
Dua rakaat sholat sunnah sebelum Sholat Subuh (Sunnah Fajar) memiliki nilai pahala yang sangat tinggi. Meskipun hanya dua rakaat, ia menyimpan banyak rahasia-rahasia yang dahsyat, baik dari segi rohani, kesehatan, dan kesuksesan hidup. -
Terhindar dari Sifat Munafik dan Api Neraka
Konsistensi dalam menjalankan Sholat Subuh dan Isya’ secara berjamaah adalah tanda keimanan yang kuat, dan melindungi dari siksa api neraka.
Niat dan Tata Cara Sholat Subuh
-
Niat Sholat Subuh
Sebelum takbiratul ikhram, silahkan berdiri tegak menghadap kiblat sambil mengukuhkan niat salat di dalam hati untuk melaksanakan ibadah salat karena Allah SWT.
Lafadz niat:
اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Artinya: Aku berniat salat subuh dua raka’at menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala. -
Takbiratul Ikhram
Takbiratul ikhram merupakah rukun salat. Setelah selesai takbiratul ikhram, kemudian meletakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri, keduanya tepat di atas dada atau ulu hati. -
Membaca Doa Iftitah
Doa Iftitah adalah doa yang dibaca ketika shalat, antara takbiratul ihram raka’at pertama dan ta’awudz sebelum membaca surat Al Fatihah.
Lafadz bacaan doa iftitah:
اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا. وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا. وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْى ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ -
Membaca Surat Al-Fatihah
Setelah selesai membaca doa iftitah, kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah. Membaca surat Al-Fatihah merupakan Rukun sholat pada setiap raka’at. -
Membaca Surat atau Ayat-ayat tertentu dari Al Quran
Setelah selesai membaca Surat Al-Fatihan dan Amin, kemudian membaca ayat atau surat Al-Qur’an. Contoh: Surat Al-Qaariyah. -
Ruku’ disertai Tuma’ninah
Sebelum ruku’, diawali dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga seperti ketika takbiratul ihram dengan mengucapkan takbir (ALLAAHU AKBAR). Setelah ruku’, bangkit sembari membaca: سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ. -
Sujud disertai dengan Tuma’ninah
Meletakkan kedua lutut dan jari jemari kedua kaki diatas sajadah. Kemudian membaca bacaan ketika sujud: سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ. -
Duduk di antara Dua Sujud disertai dengan Tuma’ninah
Duduk diatas telapak kaki kiri, sedangkan kaki kanan bertumpu dengan ujung jari-jari yang dilipat ke bawah. Membaca doa: رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ. -
Sujud Kedua
Sujud kedua cara dan bacaannya sama seperti halnya sujud pertama. -
Duduk Tasyahud (Tahiyyat) Akhir
Duduk dan membaca tasyahud akhir merupakan salah satu rukun shalat. Bacaan tasyahud lengkap termasuk doa-doa setelah tasyahud akhir sebelum salam. -
Mengucapkan Salam
Mengucap salam seraya telunjuk jari kanan di tarik kembali dan menoleh ke arah kanan hingga pipi kanan kelihatan seluruhnya dari belakang. Diteruskan dengan mengucapkan salam kembali seraya menoleh ke arah kiri hingga pipi kiri kelihatan dari belakang.
Doa Setelah Sholat Subuh
Berikut beberapa doa yang bisa dibaca setelah sholat Subuh:
-
Doa Pertama:
Latin: “BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN, HAMDAN YUWAAFII NI’AMAHU WAYUKAAFII MAZIIDAHU.”
Artinya: “Dengan nama Allah Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.” -
Doa Kedua:
Latin: “ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATAANA WASHI YAAMANAA…”
Artinya: “Ya Allah terima shalat kami, puasa kami…” -
Doa Ketiga:
Latin: “RABBANA DZHALAMNAA ANFUSANAA WA-IN LAM TAGHFIR LANAWATARHAMNAA…”
Artinya: “Ya Allah ! Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri…” -
Doa Keempat:
Latin: “RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA…”
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk…” -
Doa Kelima:
Latin: “RABANAGHFIR LANAA WALIWAALIDINAA WALIJAMII’IL MUSLIMIINA…”
Artinya: “Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami…” -
Doa Keenam:
Latin: “RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIRATI HASANATAN…”
Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan didunia dan kesejahteraan di akhirat…”



















