Sosok Emil Audero dan Jay Idzes, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Berjuang di Serie A
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Emil Audero dan Jay Idzes, kini menjadi sorotan dalam persaingan di papan tengah Liga Italia. Keduanya saling berada di posisi yang hampir sama, membuat situasi menarik di Serie A musim ini.
Emil Audero: Kiper dengan Performa Mengesankan
Emil Audero Mulyadi adalah seorang kiper profesional yang lahir pada 18 Januari 1997 di Mataram. Ia resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada 10 Maret 2025. Tinggi badannya mencapai 1,92 meter, menjadikannya sebagai penjaga gawang yang tangguh.
Pada musim 2025/2026, Emil Audero bermain untuk klub Serie A Italia, US Cremonese, dengan status pinjaman dari Como. Sebelumnya, ia telah melalui berbagai masa pinjaman di berbagai klub seperti Venezia FC, Sampdoria, dan Palermo FC. Emil Audero juga memiliki riwayat transfer yang dinamis, terutama setelah lulus dari akademi Juventus.
Kiper ini telah mengumpulkan banyak gelar di Italia, termasuk empat gelar Italian Champion bersama Juventus dan Inter Milan serta dua kali menjadi Italian Cup Winner.
Profil Emil Audero
– Nama lengkap: Emil Audero Mulyadi
– Tanggal lahir: 18 Januari 1997
– Tempat kelahiran: Mataram, Indonesia
– Usia: 28 tahun
– Tinggi: 1,92 meter
– Kewarganegaraan: Indonesia
– Posisi: Kiper
– Kaki: Kanan
– Klub saat ini: Kremon AS
– Bergabung: 27 Juli 2025
– Kontrak berakhir: 30 Juni 2026
Statistik Berdasarkan Klub
– UC Sampdoria: 169 pertandingan, 8 kartu kuning, 260 kebobolan, 38 clean sheet, dan 15.161 menit bermain
– Juventus Primavera: 62 pertandingan, 1 kartu kuning, 67 kebobolan, 2.709 menit bermain
– Venezia FC: 39 pertandingan, 1 kartu kuning, 41 kebobolan, 14 clean sheet, dan 3.510 menit bermain
– Palermo FC: 15 pertandingan, 21 kebobolan, 3 clean sheet, dan 1.350 menit bermain
– Juventus FC UEFA U19: 12 pertandingan, 17 kebobolan, 2 clean sheet, dan 1.080 menit bermain
– Como 1907: 8 pertandingan, 18 kebobolan, dan 720 menit bermain
– Inter Milan: 6 pertandingan, 8 kebobolan, 2 clean sheet, dan 548 menit bermain
– Juventus FC: 1 pertandingan, 1 kebobolan, dan 90 menit bermain
– Kremon AS: 11 pertandingan, 10 kebobolan, dan 990 menit bermain
Statistik Berdasarkan Kompetisi
– Liga Nasional: 280 pertandingan, 382 kebobolan, 74 clean sheet, dan 25.159 menit bermain
– Kejuaraan Domestik: 19 pertandingan, 31 kebobolan, 3 clean sheet, dan 1.740 menit bermain
– Kejuaraan Internasional: 13 pertandingan, 20 kebobolan, 2 clean sheet, dan 1.170 menit bermain
Jay Idzes: Bek Tengah yang Fleksibel
Jay Noah Idzes adalah pemain bek-tengah Timnas Indonesia berkewarganegaraan ganda Indonesia-Belanda yang lahir di Meerlo pada 2 Juni 2000. Postur tubuhnya setinggi 1,90 meter, menjadikannya sebagai pemain yang kuat dan fleksibel.
Saat ini, ia bermain di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, membela klub US Sassuolo, setelah transfernya resmi diselesaikan pada 9 Agustus 2025. Ia mengawali karirnya di Klub Mifano Jegd pada 2009, kemudian pindah ke PSV Youth selama 5 tahun. Setelah itu, ia bergabung dengan VVV-/ Hem. Youth dan VVV- Venlo U17 sebelum berpindah ke Eindhoven U17 dan Eindhoven U19.
Jay Idzes juga pernah bermain di FC Eindhoven sebelum bergabung dengan Venezia pada 2023. Pada 9 Agustus 2025, ia resmi bergabung dengan US Sassuolo dan sudah mencatatkan 13 pertandingan dengan 1.170 menit bermain.
Meskipun posisi utamanya adalah bek tengah, Idzes menunjukkan fleksibilitas taktis karena juga mahir mengisi peran sebagai gelandang bertahan.
Profil Jay Idzes
– Nama lengkap: Jay Noah Idzes
– Tanggal lahir: 2 Juni 2000
– Tempat kelahiran: Mierlo, Belanda
– Usia: 25 tahun
– Tinggi: 1,90 meter
– Kewarganegaraan: Indonesia
– Posisi: Bek-Tengah
– Kaki: Kanan
– Klub saat ini: US Sassuolo
– Bergabung: 9 Agustus 2025
– Kontrak berakhir: 30 Juni 2029
– Harga pasar: Rp 130,36 miliar (update 17 Juni 2025)
Statistik Berdasarkan Kompetisi
– Liga Nasional: 223 pertandingan, 6 gol, 5 assist, 29 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 17.603 menit bermain
– Kejuaraan Domestik: 15 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, dan 1.290 menit bermain
Statistik Berdasarkan Klub
– Go Ahead Eagles: 93 pertandingan, 3 gol, 5 assist, 10 kartu kuning, dan 7.049 menit bermain
– Venezia FC: 66 pertandingan, 5 gol, 9 kartu kuning, dan 5.793 menit bermain
– FC Eindhoven: 57 pertandingan, 1 assist, 11 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan 4.136 menit bermain
– FC Eindhoven U21: 9 pertandingan dan 745 menit bermain
– US Sassuolo: 13 pertandingan, 1.170 menit bermain



















