Gempa M2,0 Guncang Bogor, Pusat di Darat Menurut BMKG

gempa depok 1

Gempa Terkini di Jawa Barat

Pada Senin (8/12/2025) malam, gempa bumi terjadi di wilayah Bogor, Jawa Barat. BMKG Wilayah II melaporkan bahwa gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 2,0 dan terjadi pada pukul 20.39 WIB. Pusat gempa berada di darat, tepatnya 23 km Tenggara Kota Bogor. Kedalaman gempa mencapai 8 km, sehingga termasuk dalam kategori gempa dangkal.

BMKG Wilayah II juga mengunggah informasi gempa ini melalui akun X @bmkgwilayah2 dengan detail sebagai berikut:

“Info Gempa Mag:2.0, 08-Des-25 20:39:25 WIB, Lok:6.63 LS – 107.00 BT (23 km Tenggara KOTA-BOGOR-JABAR), Kedlmn: 8 Km ::BMKG.”

Sebelumnya, pada siang hari tanggal yang sama, gempa bumi juga terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Gempa ini memiliki kekuatan Magnitudo 2,3 dan pusat gempa berada di laut dekat pantai, yaitu 63 km Selatan Kabupaten Tasikmalaya. Kedalaman gempa mencapai 23 km.

Informasi dari BMKG Wilayah II melalui akun X @bmkgwilayah2 menyebutkan:

“Info Gempa Mag:2.3, 08-Dec-2025 14:10:38 WIB, Lok: 7.90 LS – 107.93 BT, 63 km Selatan KAB-TASIKMALAYA-JABAR, Kedlmn: 23 km ::BMKG.”

Skala Gempa MMI

Berdasarkan skala MMI (Modified Mercalli Intensity), berikut penjelasan tingkat getaran gempa yang dapat dirasakan oleh masyarakat:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Tindakan Saat Gempa Terjadi

Berikut beberapa langkah penting yang harus dilakukan saat gempa terjadi:

  1. Tetap tenang

    Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

  2. Di dalam rumah

    Jika sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  3. Di luar ruangan

    Jika sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

  4. Di kerumunan

    Gempa bisa terjadi kapan saja. Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut, kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

  5. Di gunung atau dataran tinggi

    Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

  6. Di laut

    Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

  7. Di dalam kendaraan

    Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *