Kekayaan Gus Irawan Terbongkar, 11 Nama Penebang Pohon Diungkap

20250212 195032 1536x1536 1

Laporan Harta Kekayaan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, melaporkan harta kekayaannya ke Lembaga Pengelolaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal 13 Maret 2024. Dalam laporan tersebut, total harta kekayaan yang dimiliki oleh Gus Irawan Pasaribu mencapai sebesar Rp48.589.039.667.

Harta kekayaan ini terdiri dari berbagai aset, seperti tanah dan bangunan yang bernilai sebesar Rp41.623.420.000. Selain itu, terdapat pula alat transportasi dan mesin yang tercantum dalam laporan. Berikut adalah daftar lengkapnya:

  • MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2004, HASIL SENDIRI: Rp 6.000.000
  • MOTOR, KAWASAKI SEPEDA MOTOR Tahun 2011, HIBAH DENGAN AKTA: Rp 10.000.000
  • MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2017, HASIL SENDIRI: Rp 350.000.000
  • MOBIL, TOYOTA ALPHARD MINIBUS Tahun 2015, HASIL SENDIRI: Rp 750.000.000
  • MOBIL, TOYOTA ALPHARD 2.5 G A/T Tahun 2017, HASIL SENDIRI: Rp 850.000.000
  • MOBIL, LEXUS LX 570 AT Tahun 2013, HASIL SENDIRI: Rp 1.300.000.000

Selanjutnya, terdapat:

  • HARTA BERGERAK LAINNYA: Rp 1.399.825.000
  • SURAT BERHARGA: Rp 139.847.500
  • KAS DAN SETARA KAS: Rp 2.159.947.167
  • HARTA LAINNYA: Rp —-
  • Sub Total: Rp 48.589.039.667
  • III. HUTANG: Rp —-
  • IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III): Rp 48.589.039.667

Bupati Tapsel Bongkar Nama-Nama Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT)

Gus Irawan Pasaribu juga membongkar nama-nama Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang diduga terlibat dalam pembalakan liar di wilayah Tapsel. Dalam pernyataannya, ia menyinggung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang saat ini dipimpin oleh Raja Juli Antoni.

Sebelum bencana banjir Sumatra terjadi, Gus Irawan menerima surat pada Juli 2025 dari Direktorat Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan. Isinya menghentikan sementara pengelolaan Hak Atas Tanah (PHAT) kerja sama korporasi dengan masyarakat setempat untuk mengambil kayu.

Menurut Gus Irawan, Pemkab Tapsel tidak dilibatkan dalam memilih siapa-siapa saja PHAT yang layak mendapat izin untuk mengambil kayu. Ia menyebut bahwa nama-nama perusahaan korporasi sepenuhnya ada di tangan Kemenhut.

“Untuk PHAT Pemkab Tapsel tidak dilibatkan sama sekali. Karena saya sangat concern dengan penebangan kayu ini,” kata Gus Irawan kepada Tribun-medan.com, Jumat (5/12/2025) malam.

Daftar Nama-Nama PHAT di Tapsel

Berikut ini adalah daftar nama-nama PHAT yang dibongkar oleh Gus Irawan Pasaribu:

Daftar PHAT yang Tidak Aktif

  • Jalaluddin Pangaribuan, luas 20 hektare lokasi di Desa Gunung Binanga, Kecamatan Marancar.
  • Jont Anson Silitonga, luas 25 hektare lokasi di Aek Godang, Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse.
  • Muhammad Nur Batubara, luas 15 hektare lokasi di Desa Padang Mandailing Garugur, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
  • Muhammad Agus Irian, luas 21 hektare lokasi di Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok.
  • Irsan Ramadan Siregar, luas 11 hektare lokasi di Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
  • Hamka Hamid Nasution, luas 20 hektare lokasi di Desa Ulumais Situnggaling, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
  • Feri Saputra Siregar, 20 hektare lokasi di Desa Marsada Kecamatan Sipirok.
  • David H. Panggabean, 19,8 hektare lokasi di Desa Somba Debata Purba Kecamatan Saipar dolok Hole.
  • Anggara Fatur Rahman Ritonga, luas 48,112 lokasi di Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok.

Daftar PHAT Aktif Namun Dibekukan

  • Ramlan Hasri Siahaan, 45 hektare lokasi di Kelurahan Arse Nauli Kecamatan Arse.
  • Asmadi Ritonga, 14 hektare lokasi Desa Padang Mandailing Kecamatan Saipar Dolok Hole.

Profil Singkat Gus Irawan Pasaribu

Gus Irawan Pasaribu merupakan politisi dari Partai Gerindra. Ia memulai karier di bidang perbankan sejak 1990 di Bank Sumut (dulu BPDSU) sebagai pegawai biro personalia. Perjalanan kariernya di Bank Sumut cukup panjang, hingga akhirnya berhasil menjabat sebagai Direktur Utama pada tahun 2000 hingga 2012.

Setelah menyelesaikan karier di perbankan, Gus Irawan Pasaribu memilih terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama Partai Gerindra. Ia pernah menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara (2013–2024), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2014–2019 dan 2019–2024 serta Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI (2014–2016).

Gus Irawan Pasaribu kemudian mencalonkan diri sebagai Bupati Tapanuli Selatan tahun 2024. Ia pun terpilih untuk masa bakti 2025 hingga 2030.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *