Lima negara dan lembaga asing siap bantu banjir Sumatera

lima 3437

Bantuan Internasional untuk Penanganan Banjir di Aceh dan Sumatera

Meski Pemerintah Indonesia belum membuka pintu bantuan internasional untuk penanganan bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatera, sejumlah negara dan organisasi internasional tetap menyatakan kesiapan mereka untuk menolong. Dukungan ini diberikan sebagai bentuk solidaritas atas banjir dan longsor besar yang menelan banyak korban jiwa serta melumpuhkan berbagai wilayah di Indonesia.

Bantuan yang disampaikan mencakup pasokan darurat maupun bantuan teknis, yang siap diberikan kapan pun dibutuhkan. Meskipun demikian, Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa situasi masih dapat diatasi dengan kemampuan nasional, meski tetap menghargai niat baik dari negara-negara sahabat.

Beberapa negara dan lembaga internasional yang telah menawarkan bantuan antara lain Malaysia, Amerika Serikat (AS), Liga Muslim Dunia (MWL), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Uni Emirat Arab (UEA). Berikut rincian bantuan yang telah diberikan:

1. Malaysia

Dilaporkan dari Seasia.co, Malaysia menjadi negara pertama yang menyalurkan bantuan internasional ke Aceh setelah banjir dan longsor besar melanda wilayah tersebut, meskipun Negeri Jiran itu sendiri juga ikut terdampak Siklon Senyar.

Bantuan berupa 2 ton pasokan medis, tim dokter, hingga personel penyelamat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda pada 29 November 2025. Paket senilai sekitar satu juta ringgit (sekitar Rp 4 miliar) mencakup obat-obatan, peralatan darurat, serta dukungan tenaga medis untuk membantu fasilitas kesehatan yang diperlukan.

Pengiriman ini dikoordinasikan oleh Gomez Medical Services dan Blue Sky Rescue Malaysia, menandai misi medis internasional pertama yang masuk ke Aceh. Kehadiran bantuan tersebut memberi sokongan cepat di tengah meningkatnya kebutuhan medis dan proses evakuasi, sekaligus menjadi wujud solidaritas yang kuat dari negara tetangga.

2. Elon Musk (AS)

Starlink, perusahaan internet satelit milik Elon Musk dari Amerika Serikat, menyatakan akan memberikan akses layanan gratis bagi masyarakat yang terdampak banjir besar di Indonesia, termasuk juga Sri Lanka akibat Siklon Ditwah. Fasilitas ini berlaku hingga akhir Desember 2025 untuk pelanggan baru maupun yang sudah berlangganan.

Starlink juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pemasangan terminal dan memulihkan jaringan di wilayah Sumatera yang mengalami kerusakan terparah. Dukungan serupa diberikan kepada pemerintah Sri Lanka.

Pengguna aktif tidak perlu melakukan langkah tambahan karena layanan kredit gratis akan otomatis masuk ke akun mereka. Sementara itu, pelanggan yang sebelumnya menangguhkan layanan juga menerima kredit untuk dapat kembali mengaktifkan perangkat.

Untuk pengguna baru di wilayah terdampak, layanan gratis tersedia setelah aktivasi, dengan syarat membuat tiket dukungan bertuliskan “Dukungan Banjir Indonesia” atau “Dukungan Banjir Sri Lanka”.

3. Liga Muslim Dunia (MWL)

Sebagaimana diberitakan Arab News, Jumat (5/12/2025), Liga Muslim Dunia (MWL) menyatakan kesiapannya mengerahkan sumber daya untuk membantu penanganan bencana di Indonesia. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal MWL, Sheikh Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, saat berkunjung ke Jakarta pada Jumat, setelah wilayah Indonesia dilanda banjir dan tanah longsor.

Dalam unggahannya di X setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto, Al-Issa menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan menegaskan komitmen MWL untuk memberikan dukungan penuh bagi masyarakat terdampak. Meski sejumlah negara dan organisasi internasional menawarkan bantuan, Indonesia belum membuka jalur bantuan asing karena pemerintah tidak menetapkan banjir di Sumatera sebagai status darurat nasional.

Al-Issa tiba di Indonesia pada Rabu atas undangan pemerintah, dan dijadwalkan mengikuti dialog kerukunan antaragama bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar. MWL sendiri merupakan organisasi Islam internasional berbasis di Arab Saudi yang berdiri sejak 1962, dengan fokus memperkuat pemahaman Islam secara global.

4. PBB

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan belasungkawa atas korban banjir dan longsor yang melanda Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara. Dalam konferensi pers Selasa waktu setempat, Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan Sekjen Antonio Guterres berduka mendalam atas jatuhnya korban jiwa di Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

Guterres juga menyatakan solidaritas penuh kepada warga terdampak serta kesiapan PBB untuk membantu upaya kemanusiaan di kawasan. Dujarric menegaskan, PBB terus menjalin komunikasi dengan otoritas negara-negara terkait dan siap mendukung operasi penyelamatan maupun respons darurat bila diperlukan.

“PBB berkomunikasi secara dekat dengan otoritas di negara-negara tersebut dan, tentu saja, selalu siap mendukung operasi penyelamatan dan tanggap bencana,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (3/12/2025).

5. Uni Emirat Arab (UEA)

Kedutaan Besar Uni Emirat Arab pada Jumat (5/12/2025) lalu sempat menyatakan kesiapannya membantu Indonesia dalam menangani bencana banjir dan longsor di Sumatera jika dibutuhkan. Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN, Abdulla Salem AlDhaheri mengatakan pihaknya intens berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

“Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya menerima panggilan dari negara kami, meminta saya untuk berkomunikasi dengan Menteri luar negeri di Indonesia. Kami mengerti bahwa Indonesia belum pernah menjadikan ini sebagai bencana nasional,” ujar Abdulla dalam konferensi pers di Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *