Majelis Taklim Shalawat Kalbar Dukung Program Easy Passport DPR RI dan Imigrasi

330px Bundesarchiv B 145 Bild F023908 00022C Strasburg2C Tagung des Europarates

Kemudahan Pengurusan Paspor Massal untuk Komunitas Keagamaan

Rombongan Majelis Taklim Shalawat Kalbar yang akan melaksanakan safari dakwah ke Kuching, Malaysia, mengaku sangat terbantu dengan layanan Easy Passport yang disediakan Kantor Imigrasi. Layanan ini membantu mempercepat proses pengurusan paspor bagi kelompok besar, khususnya komunitas keagamaan yang sering melakukan perjalanan lintas negara.

Melalui layanan Easy Passport, seluruh proses dapat diselesaikan dalam empat hari kerja. Ketua rombongan, Hj. Maesum Sulaiman, menjelaskan bahwa keberangkatan tersebut melibatkan 45 peserta. Sebagian anggota kelompok telah memiliki paspor dari perjalanan umrah dan haji sebelumnya, namun sekitar 20 orang baru pertama kali melakukan pembuatan paspor. Proses pengurusan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Bahkan, ketidaksengajaan bertemu langsung dengan anggota DPR RI, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, membuat proses semakin cepat karena adanya asistensi langsung dari pihak legislatif. Menurut Maesum, ini menjadi pengalaman yang menggembirakan bagi para jamaah. Ia berharap layanan seperti ini tidak hanya diberikan pada kelompok tertentu, tetapi juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Komisi 13 DPR RI Apresiasi Peningkatan Layanan Imigrasi Pontianak

Franciscus Maria Agustinus Sibarani, anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak. Dalam kunjungannya, ia menilai pelayanan keimigrasian di Pontianak telah berkembang signifikan dan menerapkan pola kerja proaktif, salah satunya melalui program jemput bola. Menurut Franciscus, Kantor Imigrasi Pontianak tidak hanya melayani pada jam kerja reguler, tetapi juga membuka layanan pada hari Sabtu. Hal ini menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menyoroti bahwa permintaan paspor semakin meningkat seiring mobilitas masyarakat Kalimantan Barat yang kerap melakukan perjalanan ke Malaysia dan negara terdekat lainnya. Salah satu contoh penerima manfaat layanan tersebut adalah rombongan Majelis Taklim Dalai Kairot dari Sungai Ambawang, yang sedang mempersiapkan perjalanan budaya dan keagamaan ke luar negeri.

Aspirasi Masyarakat Kubu Raya Terkait Layanan Paspor Massal

Franciscus menjelaskan bahwa dirinya menerima aspirasi masyarakat Kubu Raya mengenai kebutuhan layanan paspor untuk kelompok besar secara kolektif. Setelah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, program tersebut berhasil terealisasi hanya dalam waktu sekitar dua minggu. Ia menilai ini sebagai bukti pelayanan publik yang adaptif dan cepat merespons kebutuhan warga.

Ia juga menyoroti lokasi Kantor Imigrasi Pontianak yang cukup strategis di pusat kota, sehingga mudah diakses. Namun, untuk komunitas beranggotakan 20–40 orang, ia mendorong agar pola jemput bola dapat diperluas. Menurutnya, layanan luar kantor dapat dilaksanakan pada hari libur untuk mengurangi biaya dan waktu yang harus dikeluarkan masyarakat.

Imigrasi Pontianak Perkuat Layanan Easy Passport untuk Komunitas

Kunjungan Komisi XIII DPR RI diterima oleh jajaran Kantor Imigrasi Pontianak, termasuk Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Yusuf. Ia menjelaskan bahwa Komisi 13 memiliki fungsi pengawasan terkait kementerian yang membidangi layanan keimigrasian dan pemasyarakatan. Yusuf memaparkan bahwa Kantor Imigrasi Pontianak kini menyediakan berbagai layanan, seperti Easy Passport, program kulminasi, hingga pembuatan paspor reguler melalui aplikasi e-passport.

Dari sejumlah layanan tersebut, Easy Passport menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat, terutama untuk pengurusan paspor berbasis komunitas. Saat ini, jamaah pengajian dari Kalbar yang hendak mengikuti kegiatan keagamaan di Malaysia menjadi salah satu kelompok yang diproses melalui layanan tersebut.

Mekanisme Pengajuan dan Kendala Umum dalam Program Easy Passport

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa mekanisme Easy Passport memiliki perbedaan dari pendaftaran paspor reguler. Komunitas harus mengajukan surat resmi yang mencantumkan daftar nama dan persyaratan dokumen seluruh pemohon. Setelah itu, imigrasi akan menentukan jadwal pelayanan menyesuaikan kapasitas tempat dan waktu. Pelayanan Easy Passport biasanya berlangsung pada hari libur agar proses dapat berjalan lebih optimal.

Program ini minimal diikuti 30–40 peserta. Menurut Yusuf, kendala yang paling sering ditemui adalah ketidaksesuaian data antara KTP, akta kelahiran, dan buku nikah. Meski demikian, pihak imigrasi dapat membantu memperbaiki data hingga dinyatakan valid untuk penerbitan paspor. Yusuf menegaskan bahwa seluruh proses dapat diselesaikan selama data telah diseragamkan.

Hingga kini, layanan Easy Passport dinilai berjalan baik dengan sekitar 40 kegiatan yang telah dilakukan sepanjang tahun. Pelaksanaan lebih sering dilakukan di kantor karena mempertimbangkan ketersediaan jaringan internet serta fasilitas pendukung lainnya.

Easy Passport Dinilai Efektif Mendukung Mobilitas Masyarakat

Program Easy Passport memberikan dampak signifikan dalam mempercepat layanan keimigrasian, terutama bagi komunitas besar. Bagi Majelis Taklim Shalawat Kalbar, layanan ini tidak hanya mempermudah administrasi, tetapi juga menyediakan pengalaman yang lebih efisien dan terarah. Para jamaah dapat berfokus pada persiapan kegiatan dakwah tanpa harus terhambat urusan teknis.

Di sisi lain, kolaborasi antara Komisi 13 DPR RI dan Kantor Imigrasi Pontianak memperlihatkan sinergi positif dalam pelayanan publik. Upaya jemput bola, peningkatan kapasitas layanan, serta pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dianggap mampu mendukung mobilitas warga, khususnya yang kerap melakukan perjalanan lintas negara. Dengan semakin meningkatnya aktivitas internasional masyarakat Kalbar, program seperti Easy Passport diharapkan terus dikembangkan dan diperluas cakupannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.




Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *