PLN: Listrik 4 Wilayah Sudah Normal, Bener Meriah Masih Gelap

pln

Upaya Pemulihan Listrik di Aceh Pasca-Bencana Banjir dan Longsor

Pascabencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, upaya pemulihan jaringan listrik menjadi fokus utama. Kebutuhan akan pasokan listrik yang stabil sangat penting bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam masa pemulihan. PT PLN (Persero) mengklaim telah melakukan berbagai langkah untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak.

Dalam pernyataannya pada Senin (8/12/2025), PLN menyatakan bahwa empat kabupaten yang paling terdampak yaitu Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, telah berhasil menyalakan listrik kembali. Meskipun demikian, kondisi di lapangan masih belum sepenuhnya pulih.

Kondisi Lapangan yang Masih Memprihatinkan

Meski ada kabar baik dari PLN, beberapa wilayah masih mengalami gangguan listrik yang signifikan. Berikut adalah situasi di beberapa daerah:

  • Bener Meriah lumpuh total

    Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu wilayah yang paling kritis. Jaringan listrik di seluruh kawasan masih mati, bahkan setelah bencana berlalu selama 13 hari. Akses internet juga terganggu, hanya bisa diperoleh melalui fasilitas Kodim di bandara. Harga kebutuhan pokok seperti Pertamax eceran mencapai Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per liter, sementara pasokan logistik seperti beras semakin menipis. Enam kecamatan di Bener Meriah, yang mencakup 72 desa dan 46.611 jiwa, masih terisolasi sepenuhnya.

  • Aceh Tamiang aliran listrik baru 5 persen

    Di Aceh Tamiang, pemulihan listrik masih sangat terbatas. Hanya 5 persen wilayah yang berhasil mendapatkan pasokan listrik, terutama di Kecamatan Karang Baru. Suplai listrik ini berasal dari genset darurat yang dikirim dari Banda Aceh dan Langsa, bukan dari pemulihan jaringan utama.

  • Satu titik terang di Aceh Tengah

    Satu-satunya titik terang dilaporkan dari Takengon, Aceh Tengah. Listrik mulai mengalir kembali ke rumah-rumah, khususnya di Kampung Blang Kolak I, Kecamatan Bebesen sejak Minggu (7/12/2025) malam.

  • Gayo Lues masih gelap

    Wilayah Gayo Lues mengalami lumpuh total pada jaringan telekomunikasi, sehingga informasi terkait pemulihan kelistrikan maupun situasi umum sulit diakses.

PLN Fokus pada Bantuan dan Solusi Cepat

PT PLN (Persero) mengklaim adanya percepatan signifikan dalam pemulihan kelistrikan di Aceh. Hal ini didukung oleh rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di posko terpadu penanganan bencana alam Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu (7/12/2025).

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa pemulihan kelistrikan di empat kabupaten berjalan lancar berkat kolaborasi antara PLN, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta dukungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa arahan Presiden sejak awal bencana adalah mempercepat pemulihan seluruh kelistrikan Aceh melalui kerja sama lintas sektoral.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa kehadiran langsung Presiden memberikan dorongan moril luar biasa bagi seluruh insan PLN di lapangan. Progres pemulihan kelistrikan Aceh meningkat signifikan dari sebelumnya 81 persen menjadi 93 persen.

Untuk mencapai sistem kelistrikan yang andal seperti sedia kala, dibutuhkan waktu 24 jam ke depan untuk proses sinkronisasi. Proses ini dilakukan untuk mengeliminasi pemadaman bergilir sehingga sistem kelistrikan Aceh menjadi pulih seperti sedia kala.

Proses Pemulihan yang Menantang

Darmawan mengakui bahwa proses pemulihan menjadi sangat menantang karena banjir dan longsor susulan merobohkan beberapa tower transmisi tegangan tinggi di titik-titik baru yang sebelumnya tidak terdampak. Kondisi ini memaksa PLN untuk melakukan identifikasi ulang jaringan dan membangun tower darurat.

Kolaborasi dengan TNI, Polri, Pemda, BNPB, BPBA, hingga masyarakat membantu mengatasi berbagai kendala. Proses sistem kelistrikan akan dilakukan dengan mengutamakan fasilitas-fasilitas layanan publik seperti rumah sakit, posko pengungsian, kantor pemerintahan, jaringan telekomunikasi, dan fasilitas vital lain yang sebelumnya lumpuh.

Secara bertahap, pasokan listrik kemudian akan disalurkan ke rumah-rumah masyarakat. Petugas PLN juga terus bersiaga di wilayah-wilayah yang terdampak untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan kelistrikan susulan.






Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *